Pengertian Tata Cara Pelaksanaan Shalat Idul Adha Aturan Dan Artinya

Dalam pelaksanaan ibadah hari raya idul adha itu terdapat pula amalan yang tidak kalah pentingnya dari khutbah idul adha itu sendiri yaitu sholat idul adha. Dimana pada bab ini dari tata cara pelaksanaannya tersebut tidak jauh berbeda dengan sholat idul fitri hanya saja dari segi pembacaan lapadz niatnya yang sangat signifikan sekali, namun secara keseluruhan itu sama saja baik dari dasar aturan maupun pelaksanaannya.


Di tinjau dari segi hukum, tata cara pelaksanaan sholat idul adha itu hukumnya sunat muakkad atau sunat yang di kuatkan dan di anjurkan pula untuk dilaksanakan secara berjama’ah. Begitu juga bagi yang sholat sendirian, musafir (orang yang sedang melaksanakan perjalanan), orang merdeka ataupun budak. Sementara untuk seorang khunsa (orang yang mempunyai dua organ vital) dan perempuan itu di syaratkan tidak sanggup menjadikan fitnah alasannya yaitu kecantikan maupun tingkah darinya.


Sedangkan untuk yang dikerjakan secara munfarid (sendiri) maka itu sholat idul adha nya itu tidak disyaratkan untuk dilaksanakan secara berjama’ah, begitu pula tidak di sunatkan pula untuk khotib, Begitu pula di sunatkan bagi bawah umur laki yang mumayyij (sebelum baligh) dan bagi orang taunya supaya memerintahkan untuk melaksanakannya semoga sanggup mendapat pahala dari pelaksanaan dan perinyahan mengerjakan sholat idul adha tersebut.


Dalam pelaksanaan ibadah hari raya idul adha itu terdapat pula amalan yang tidak kalah pen Pengertian Tata Cara Pelaksanaan Shalat Idul Adha Hukum dan Artinya


Sebagiamana yang telah di jelaskan dari salah satu kitab fiqh al baijuri juz satu halaman332 dengan redaksinya sebagai berikut:


و الصلاة العيدين)اي الفطر و الاضحى (سنةمؤكدة) و تشرع جماعة و لمنفرد و مسافر وحر و عبد و خنثى و امرأة لا جميلة و لا ذات هيئة


قوله ولمنفرد) فلا تشترط لها الجماعة كما هو ظاهر و لا تسن الخطيب للمنفرد و تسن ايضا للصبي المميز فيطلب من وليه امره بها ليفعلها فيثاب عليها


البيجوري. ١/٣٣٢


Artinya: ” Adapun sholat idlaian (sholat idul fitri dan sholat idul adha) itu hukumnya sunnat muakkad.Dan tatacara pelaksanaan dari sholat idul adha itu dianjurkan dilakukan secara berjama’ah. Begitu juga untuk yang dikerjakan secar sendirian ataupun bagi seorang musafir, orang merdeka dan budak serta bagi khunsa dan perempuan dengan syarat keudanya (khunsa dan wanita) tidak menimnulkan fitnah. Adapun ucapan yang di maksud dengan munfarid (sendirian) itu, maka tidka di syaratkan pada pelaksanaannya itu berjama;ah dan tidak di sunatkan pula adanya khotib bagi si munfarid, begitu huga di sunatkan bagi anak yang sudah mumayyij (umur mendekati baligh) dan terhadap orang tuanya untuk memerintahkan semoga melaksanakan sholat idul adha tersebut kepada anaknya semoga mendapat pahala dari pelaksanaannya tersebut.” Kitab Albaijuri juz 1 halaman 332.


Berikut tata cara sholat idul adha lemgkap dengan sunnah dan bacaan latinnya.


1. Sholat ied dilaksanakan dengan dua rokaat caranya dalam rukun2, sunah2 dan hai’at2nya sama menyerupai sholat2 yang lainnya.

2. Niatnya cukup dengan niat sholat ied, misalnya


” اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِالْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى


Usholli Sunnata ‘Iishil Adhaa Rok’atainiI Mustaqbilal Qiblati Imaaman Lillahi Ta’aalaa


Artinya : “Saya niat sholat sunnah idul adha dua raka’at menghadap kiblat sebagai imam alasannya yaitu Allah Ta’ala”, berbarengan dengan takbirotul ikhrom lalu membaca doa iftitah menyerupai biasanya


3. Melakukan takbir pemanis sebanyak tujuh kali takbir pada rokaat pertama (7 ini selain takbirotul ikhrom) dan lima kali takbir pada rokaat kedua ( 5 ini selain takbirnya bangkit dari sujud).


Catatan:

Disunnahkan berhenti sebentar setiap diantara dua takbir pemanis tsb kira2 satu ayat tdk panjang jg tdk pendek,

disaat itu disunnahkan bertahlil, bertakbir dan memuji Allah, contohnya dengan membaca kalimat :” subhanalloh walhamdulillah walaa ilaaha illallohu Allahu akbar”


Atau membaca kalimat :” laa ilaaha illallohu wahdahu laa syarikalah lahul mulku walahul hamdu biyadihil khoir wahuwa alaa kulli syaiin qodiir ” atau juga membaca kalimat :” subhanakallohumma wabihamdika watabaroka smuka wata’ala jadduka wajalla tsana uka wala ilaaha ghoiruka “.


Dan kalimat diantara setiap dua takbir pemanis tsb tdk dibaca sehabis takbir yg ke tujuh dari rokaat pertama atau yg kelima dari roka’at kedua, tetapi sehabis takbir ketujuh atau kelima tersebut membaca ta’awudz lalu membaca surat al fatihah dan surat qof pada rokaat pertama dan membaca surat iqtarobatis sa’atu pada rokaat kedua,

atau membaca surat sabbihis marobbika pada rokaat pertama dan hal ataka pada rokaat kedua, kedua2nya yaitu sunnah.


Disunnahkan mengangkat kedua tangan ketika melaksanakan takbir pemanis dan meletakan asisten di atas tangan kiri diantara dua takbir pemanis tsb.jika tdk melaksanakan takbir pemanis ini maka tdk disunnahkan sujud syahwi.disunnahka membaca jahr atau keras ketika membaca bacaan dan takbir, sedangkan dzikir diantara takbir dibaca secara sirri atau pelan.


Sholat ied boleh dilaksanakan sendirian dirumah atau selainnya, boleh pula dilakukan oleh musafir, para budak dan wanita, sehabis sholat ied diadakan khutbah, jikalau tidak ada khutbah maka sholatnya sah dan bagi yang sholat sendirian maka berdasarkan pendapat yang shohih tidak perlu khutbah.


Pengertian tata cara pelaksanaan shalat idul adha aturan waktu niat doa beserta artinya berikut niat puasa arafah ini diambil dari salah satu keterangan yang ada pada kitab-kitab masyhur. Semoga sanggup mengamalkannya.


Belum ada Komentar untuk "Pengertian Tata Cara Pelaksanaan Shalat Idul Adha Aturan Dan Artinya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel