Keutamaan Niat Shalat Sunnah Rawatib Dan Waktu Pelaksanaannya
Satu kelebihan dari amalan ibadah yang sanggup didapatlan dan dilakukan oleh setiap muslim pada pelaksanaan amalan ibadahnya yaitu dengan melaksanakan amalan sunnat. Dan pada amalan sunnat tersebut terdapat amalan yang sangat di kuatkan dan di anjurkan oleh Baginda Rasululloh S.A.W yaitu sholat sunnat rawatib. Dimana secara definisi sholat sunnat rawatib yaitu sholat sunnat yang dilakukan sebelum dan setelah sholat fardlu.
Namun dalam segi pelaksanaan shalat sunnah rawatib itu tidak semua sebelum dan setelah sholat fardlu sanggup di lanjutkan dengan sholat sunnat rawatib, ada yang sanggup qobla ataupun sebelumnya, ada juga yang sebelum dan sesudahnya saja. Hanya sholat ashar dan sholat shubuh saja yang hanya ada sholat sunnat rawatib qobla, adapun untuk tiga sholat fardlu lainnya yaitu sholat szuhur, magrib dan juga isya itu sanggup dilakukan sholat sunnat rawatib baik sebelum maupun sesudahnya.
Adapun soal jumlah rakaatnya tersebut itu berbeda-beda diantaranya sholat sunnah qobliyah subuh (sholat sunnah fajar) jumlahnya roka’at 2 roka’at, Sholat sunnah dzuhur (qobliyah dan ba’diyah) jumlah roka’at dan hukumnya itu berbeda pendapat berdasarkan Ulama fiqih 4 roka’at qobliyah dzuhur, 2 roka’at muakkadah dan 2 roka’at ghoiru muakkadah, 4 roka’at ba’diyah Dzuhur, 2 roka’at muakkadah dan 2 roka’at ghoiru muakkadah dan pendapat Imam Ghozali yaitu 4 roka’at qobliyah dzuhur serta hukumnya sunnah muakkadah.
Sementara pada sholat sunnah qobliyah ashar itu jumlahnya 4 roka’at dan hukumnya itu berbeda pendapat, sunnah muakkadah berdasarkan Imam Ghozali dan sunnah ghoiru muakkadah berdasarkan Fuqoha (Ahli Fiqih). Dan sholat sunnah maghrib qobliyah dan ba’diyah nya itu jumlah roka’atnya itu 2 roka’at qobliyah maghrib serta 2 roka’at ba’diyah maghrib dan hukumnya ghoiru muakkadah. Sedangkan ba’diyah maghrib, Hukumnya sunnah muakkadah.
Sedangkan untuk sholat sunnah isya qobliyah dan ba’diyah itu jumlah roka’atnya berdasarkan ulama Fiqih 2 roka’at Qobliyah Isya dan hukumnya ghoiru muakkadah dan 2 roka’at ba’diyah Isya itu sunnah muakkadah, Sementara berdasarkan Imam Ghozali 4 roka’at Qobliyah Isya itu hukumnya ghoiru muakkadah tercantum dalam kitab Syarah Bidayatul Hidayah dan 4 roka’at ba’diyah Isya itu Sunnah Muakadah, tercantum dalam kitab Ihya Ulumuddin.
Dan untuk tata cara pelaksanaannya sendiri itu tidak jauh berbeda dengan sholat sunnat mutlaq saja, hanya saja ada keutamaan dan keistimewaan tertentu dari setiap pelaksanaan sholat sunnat rawatib baik yang sebelum maupun yang setelah sholat fardlu. Sebagaimana yang telah dijelaskan di beberapa kitab Fiqih yang memuat semua hal yang berafiliasi pribadi dengan sholat sunnat rawatib. Berikut niat sholat sunnat rawatib selengkapnya.
Niat Sholat Sunnah Qobliyyah Subuh (2 Raka’at)
اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
“Usholli Sunnatash-shubhi Rok’ataini Qobliyyatan Musraqbilal Qiblati Lillahi Ta’aalaa”
Artinya : “ku niat melaksanakan shalat sunat sebelum subuh 2 rakaat, sambil menghadap qiblat sebab Allah ta’ala”
Niat Sholat Sunnah Qobliyyah Dzuhur (2 Raka’at)
اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
“Usholli Sunnatazh-zhuhri Rok’ataini Qobliyyatan Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’aalaa”
Artinya : “Aku niat melaksanakan shalat sunat sebelum dzuhur 2 rakaat, sambil menghadap qiblat sebab Allah ta’ala”
Niat Sholat Sunnah Ba’diyyah Dzuhur (2 Raka’at)
اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
“Usholli Sunnatazh-zhuhri Rok’ataini Ba’diyyatan Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’aalaa”
Artinya : “Aku niat melaksanakan shalat sunat setelah dzuhur 2 rakaat, sambil menghadap qiblat sebab Allah ta’ala”
Niat Sholat Sunnah Ba’diyyah Maghrib (2 Raka’at)
اُصَلِّى سُنَّةً الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
“Usholli Sunnatal Maghribi Rok’ataini Ba’diyyatan Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’aalaa”
Artinya : “Aku niat melaksanakan shalat sunat setelah maghrib 2 rakaat, sambil menghadap qiblat sebab Allah ta’ala”
Niat Sholat Sunnah Ba’diyyah ‘Isya (2 Raka’at)
اُصَلِّى سُنَّةً الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
“Usholli Sunnatal ‘Isyaa’i Rok’ataini Ba’diyyatan Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’aalaa”
Artinya : “Aku niat melaksanakan shalat sunat setelah ‘isya 2 rakaat, sambil menghadap qiblat sebab Allah ta’ala”
Keutamaan niat shalat sunnah rawatib dan waktu pelaksanaan berikut dengan jumlah qabliyah dan ba’diyah aturan muakkad dan ghoiru muakkad juga macam macam niat sholat tahajud yaitu salah satu amalan sunnah terbaik bagi kita semua.

Belum ada Komentar untuk "Keutamaan Niat Shalat Sunnah Rawatib Dan Waktu Pelaksanaannya"
Posting Komentar