Malam Lailatul Qadar Jatuh Pada Tanggal Ciri Ciri Keutamaan
Bulan ramadhan yang begitu sangat istimewa sekali bagi setiap individu umat islam di dunia terlebih bagi mereka yang ingin mengakibatkan bulan suci ini sebagai waktu tepat guna meraih maksimalnya keunggulan di bulan tersebut, alasannya selain merupakan sebuah kewajiban, di dalam bulan tersebut mempunyai beberapa insiden penting dan dihentikan di lewatkan begitu saja. Salah satu di antaranya ialah malam lailatul qadar ayitu malam yang lebih baik ketimbang seribu bulan.
Keistimewaan pada malam lailatul qadar tersebut tentunya pula sangat di harapkan oleh bagi mereka yang berpuasa, Karena berdasarkan keterangan yang banyak di jelaskan dalam kajian Agama islam disebutkan bahwasannya hanya satu orang di dunia ini yang di berikan keitimewaan di bulan itu,jadi sangat masuk akal apabila menjeleang selesai bulan mulia itu selalu di nantikan bahkan di harapkan bahwa kehebatan yang ada di malam lailatul qadar tersebut bisa di raih dan di berikan oleh Allah S.W.T kepadanya.
Namun satu hal yang niscaya disamping mengetahui keutamaan malam lailatul qadar tersebut, harus tahu pula ketetapan dari jatuhnya meskipun hal tersebut sangat sulit dan tidak sembarang orang bisa memprediksi kapan jatuhnya tanggal malam lailatul qadar tersebut, Dari sinilah pentingnya sebuah pengertian dan pengalaman khusus dalam menhgkaji lebih jauh arti dari pada beribadah di bulan suci ramadhan, alasannya tidak semata-mata malam lailatul qadar tersebut di berikan terkecuali bagi mereka yang bisa melaksanakan ibadah puasa sesuai dengan ketentuan dan perintah agama.
Sehingga di samping bisa melaksanakan ibadah puasa sesuai dengan apa yang di perintahkna, kesempatan bagi setiap orang muslim yang beriman dalam meraih kesitimewaan dan keutamaan malam lailatul qadar tersebut bisa lebih bisa di rasakan lagi terutama dikala menghayati semua bentuk amalan ibadah selama satu bulan penuh. Bahkan tidak hanay menahan rasa haus dan lapar saja, akan tetapi bisa memolahkan semua bentuk yang bersifat merusak bahkan membatalkan puasa ke hal yang lebih bersifat ibadah.
Yang dalam hal ini tentunya perilaku seorang yang berpuasa tersebut bisa mengendalikan hawa nafsunya yang menjadi sumber dari segala penghapusan ibadah terutama di bulan suci ramadhan. Terlebih dengan keistimewaan tersendiri akan di dapatkan bagi orang yang di kehendaki di berikan Alloh S.W.T itu terbilang sangat berharga dan mahal rupanya, alasannya berdasarkan keterangan menyebutkan hanya satu orang dari semua umat islam yang di berikan diam-diam malam lailatul qadar.
Tentunya sebagai bentuk dari pada pengaplikasian dari raihan mendapat malam lailatul qadar itu ialah dengan mengisinya oleh beberapa amalan-amalan yang di anjurkan oleh agama di antaranya beri’tikaf di sepuluh selesai bulan mulia dengan memperbanyak bacaan dzikir, shalawat, bacaan Al quran dan tentunya hanya mengharapkan ridho Alloh S.W.T.
Inilah kesungguhan menarik yang bisa di sempurnakan oleh setiap orang yang melaksanakan ibadah puasa ramadhan hanya lillahi ta’ala, Dimana ada keistimewaan khusus dari segi pengamalan dan pelaksanaan semua aktifitas di bulan suci tersebut termasuk dikala menjemput, menyambut kedatangan malam yang lebih baik dari pada seribu bulan, Sebagaimana yang banyak di jelaskan dalam beberapa kajian agama yang mengulas semua ihwal malam lailatul qadar itu sendiri.
Keutamaan Lailatul Qadar
Semua amal ibadah menyerupai shalat, tilawah al-Qur’an, dan dzikir serta amal sosial (seperti shodaqoh dana zakat), yang dilakukan pada malam itu lebih baik dibandingkan amal serupa selama seribu bulan (tentu di luar malam lailat al qodr sendiri).
Tanda-tanda Lailatul Qadar
Dari Ubay ibn Ka’b,dia berkata: “… Demi Dzat yang tiada yang kuasa kecuali Dia, sungguh malam (Lailatul Qadar) itu ada dalam bulan Ramadhan. Demi A llah saya sungguh tahu kapan malam itu, yaitu malam yang kita di perintah oleh Rasulullah S.A.W untuk beribadah didalamnya, yaitu malam 27 yang bersinar. Adapun tanda-tandanya ialah matahari terbit pagi harinya dengan cahaya putih namun tidak ada sorotnya.
Shalat Sunnah Lailatul Qadar
Niatnya :
اُصَلِىّ سُنَّةً فِى لَيْلَةُ اْلقَدْرِ اَرْبَعَ رَكَعَةٍ لِلَّهِ تَعَالَى اَللهُ اَكْبَرُ
Latin “Ushalli sunnatan fi Lailatul Qodr, Arba’a Raka’atin Mustaqbilal Qiblat, Lillahi Ta’ala, Allohu akbar”
Dalam prakteknya itu tidak jauh berbeda dengan shalat sunnat pada umumnya, akan tetapi akan lebih afdhol lagi sesuai dengan proposal yang telah di terangkan oleh para Ulama dalam kitabnya yaitu : Laksanakan menyerupai syarat rukun Shalat, dengan Bacaan tiap Rakaat, sehabis membaca fatihah, kemudian membaca surat tulus 7 x atau At-Takatsur 1 x kemudian Al tulus 3 x atau Al-Qadr (inna anjalnahu fii lailatul Qadr, hingga Akhir surat) sebanyak 3 x.
Lailatul Qadar Adalah
Suatu rahmat atau hadiah yang sangat luar biasa yang diberikan oleh Allah kepada hambanya pada bulan romadhan, yang senantiasa tidak pernah meninggalkan ibadah. Waktunya, dalam satu riwayat, ialah pada hari-hari ganjil saja dari tanggal 21 hingga 29. Dan cara untuk mndapatkanya, janganlah tidur semalaman pada hari-hari ganjil tersebut dengan di isi ibadah terus menerus.
Tanda Tanda (Prediksi) Turunnya Lailatul Qadar
Dalam hal ini para Ulama menawarkan pandangan dan pendapatnya terutama dari pertanyaan kapan lailatul qadar itu turun, nah Salah satunya yang di kemukakan oleh Imam Al ghazali yang menyebutkan bahwa lailatul qadar tersebut itu tergantung kapan puasanya di mulai. Sebagaimana yang tercantum pda kitab I’anatu tholibin
قال الغزالي وغيره إنها تعلم فيه باليوم الأول من الشهر
فإن كان أوله يوم الأحد أو يوم الأربعاء: فهي ليلة تسع وعشرين
أو يوم الاثنين: فهي ليلة إحدى وعشرين
أو يوم الثلاثاء أو الجمعة: فهي ليلة سبع وعشرين
أو الخميس: فهي ليلة خمس وعشرين
أو يوم السبت: فهي ليلة ثلاث وعشرين
Artinya :
A. Jika awal Ramadhan hari Ahad atau Rabu maka lailatul qodar malam 29
B. Jika awal Ramadhan hari Senin maka lailatul qodar malam 21
C. Jika awal Ramadhan hari Selasa atau Jumat maka lailatul qodar malam 27
D. Jika awal Ramadhan hari Kamis maka lailatul qodar malam 25
E. Jika awal Ramadhan hari Sabtu maka lailatul qodar malam 23
Tentunya ini berdasarkan pengalaman yang begitu luar biasa yang pernah di alami oleh Imam Al ghazali ketika mengalami hal semacam itu, adapun kepastiannya itu hanya Alloh S.W.T yang maha tau atas apa yang semua di kehendakinya.
Rahasia Lailatul Qadar
Abu Hurarirah,”Barangsiapa yang berqiam dimalam Al-Qadar dengan penuh keimanan dan bersungguh-sungguh maka telah diampunkannya apa yang telah kemudian dari dosanya”. (Riwayat Bukhari didalam Kitab Al-Saum).
Cara Meraih Lailatul Qadar
A. Bangunlah Malam Hari
Rasulullah SAW bersabda,”Barang siapa yang melaksanakan shalat Isya’ berjamaah, seakan-akan ia berqiyam (bangun malam) di separuh malam. Dan barang siapa yang shalat shubuh berjamaah, seakan-akan ia melaksanakan di sepanjang malam tersebut.” (HR. Ahmad Muslim).
B. Beragam Ibadah Yang Bisa di Amalkan pada malam itu
Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barang siapa menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan aneka macam amal ibadah secara yakin dan percaya kepada pahala yang disediakan Allah dan dengan secara ikhlas, maka Allah akan mengampunkan segala dosanya yang telah lalu.”
C. Dengan Penuh Berdzikir
Hidupkanlah Ramadhan dengan bershalat Tarawih di dalamnya. Berkata Aisyah r.a,”Ya Rasulullah, di waktu Lailatul Qadar apakah yang harus saya lakukan?Katakanlah, Ya Allah tolong-menolong Engkau Maha Pengampun dan suka pada pengampunan, maka ampunilah aku.”
Dari dan berdasarkan uraian keterangan yang di ulas tadi tentunya ada semangat dan moyivasi tersendiri bagi setiap umat islam yang ingin meriah keistimewaan dan keutamaan dari pada malam lailatul qadar itu, yang tentunya dalam hal ini hakikat dan tujuan dari pada pelaksanaan selama bulan suci ramadhan berlangsung hanya semat-mata alasannya Allah Subhanahu Wata’ala sebagai puncak dari tujuan selesai dedikasi dan pengamalan seorang hamba.

Belum ada Komentar untuk "Malam Lailatul Qadar Jatuh Pada Tanggal Ciri Ciri Keutamaan"
Posting Komentar