Niat Bacaan Doa Buka Puasa Dan Waktu Makan Sahur Sesuai Sunnah
Sah dan tidak shah nya sebuah amalan itu sangat tergantung pada peletakan dan penempatan pelapadzan niatnya yang berafiliasi eksklusif dengan amalan ibadah Karena hal itu berkaitan bersahabat dengan pentingnya mengevaluasi niat di semua bentuk ibadah. Oleh lantaran itulah penting kiranya selain bisa mengintropkesi kembali niat tersebut, secara peletakan dan pemantapan apa yang sudah di niatkannya itu seyogyanya telah sesuai dengan apa yang telah di perintahkan terutama dari amalan ibadah wajib.
Jangan hingga semua ibadah itu salah mengartikan dari kedudukan niatnya, lantaran hal itu sangat penting mengingat niat merupakan kunci dalam beribadah dengan pengertian salah menempatkan niatnya maka salah dan tidak sah pula dari segi pelaksanaan ibadahnya tersebut, semua tergantung niat dan pastinya sahnya semua amalan itu tergantung pada niatnya itu sendiri. Terutama pada pengucapan niat dalam ibadah-badah tertentu ibarat pada puasa di bulan suci ramadhan yang waktu pembacaan niatnya selama di malam hari.
Dari makna itulah menata kembali apa yang menjadi sebuah kewajiban dalam pelaksanaan ibadah terlebih khusus dalam problem niat baik di tujukan pada pelaksanaan ibadah fardhu ataupun yang hukumnya sunat ibarat ketika membacakan doa qunut pada shalat shubuh. Semuanya harus di penilaian kembali dari pengucapan niatnya semoga sesuai apa yang telah di syariatkan dalam agama jangan hingga salah memposisikan niat tersebut lantaran itu justru akan menciptakan ibadah menjadi tidak syah.
Sehingga perlu di garis bawahi bahwa dalam pengamalan ibadah puasa tersebut haruslah sesuai dengan sunnah Rasul, semoga dari awal pelaksanaan mulai dari niat puasa hingga dengan datangnya waktu berbuka puasa dan yang berkaitannya ibarat waktu sahur, ibadah sholat sunnat malam selama berpuasa dan yang lainnya sesuai dengan apa yang di contohkan oleh Baginda Rasululloh S.A.W. Sebagimana yang telah dijelaskan dari beberapa keterangan dalil baik yang bersumber dari Alquran, Assunah yang di perjelas dan diperinci ooleh qaul para Ulama.
Apalagi dikala ini bagi kaum awwam ataupun siapa saja yang mungkin belum mengerti secara jauh dan luas wacana arti kapan berpuasa itu dilakukan atau yang lebih dikenal dengan istilah puasa dzahaba sekarang sudah tersedia beberapa media yang menunjang semua kebutuhan berpuasa ibarat gambar dari tutorial amalan berpuasa hingga dengan waktu ataupun jam pelaksanaan ibadah puasa tersebut. Sehingga dengan hadirnya media tersebut tidak hanya bisa memfasilitasi akan tetapi setidaknya bisa memperlihatkan kemudahan bagi kaum awwam bagaimana cara melakukan ibadah puasa tersebut sesuai dengan sunnah rasul.
Begitu pula dengan hal yang tidak kalah penting lain dari pelaksanaannya ibarat membacakan niat dan doa puasa “Allahumma laka sumtu beserta arti dan tujuannya, yang biasa dilakukan sebelum waktu sahur dan setelah waktu magrib datang. Di ketika maka wajib bagi setiap orang yang berpuasa untuk mengucapkan niatnya. Karena jikalau niatnya lupa maka, amalan puasa nya tidak syah, untuk itu penting sekali mengetahui hal-hal yang berkaitan eksklusif dengan tata cara pengamalan ibadah puasa ibarat yang di ulas dengan lengkap dibawah ini.
Niat Puasa Ramadhan
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ الشَّهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shouma ghodin ‘an adaa-i fardhisy syahri romadhoona hadzihis sanati lillaahi ta’aala
Artinya: “Aku niat puasa pada hari esok untuk melakukan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini lantaran Allah Ta’ala”
Niat Puasa Sunah Hari Senin
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Niat Puasa Sunah Hari Senin
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Niat Puasa Sunah
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ ِستَةٍ ِمنْ شَوَالٍ سُنَةً ِللَه تَعَالَي
Niat Puasa Qodho/Ganti
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءٍ فَرْضَ رَمَضَانً ِللهِ تَعَالَى
Niat Puasa Muharram Atau Asyura
نويت الصوم في يوم عاشوراء سنة لله تعالي
Niat Puasa Sunah Tanggal 1 – 7 Dzulhijjah
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِي الْحِجَّةِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Niat Puasa Tarwiyah Tanggal 8 Dzulhijjah
نَوَيْتُ صَوْمَ التَّرْوِيَةَ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Niat Puasa Arafah Tanggal 9 Dzulhijjah
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Niat Puasa Daud
نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Niat Puasa Nazar
نَوَيْتُ صَوْمَ النَّذَرِ لِلَّهِ تَعَالىَ
Doa Buka Puasa
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Latin: “Allahumma Lakashumtu Wabika Aamantu Wa’alaa Rizqika Afthortu Birohmatika Yaa Arhamar Roohimiin”
Artinya: “Ya Allah keranaMu saya berpuasa, dengan Mu saya beriman, kepadaMu saya berserah dan dengan rezekiMu saya berbuka (puasa), dengan rahmat MU, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih”.
Adapun untuk pelaksanaan dari pengamalan doa ketika sahur itu bisa merujuk kepada keterangan hadits dengan keterangan berikut ini.
Waktu Makan Sahur
Waktu makan sahur Sahur yang paling utama telah dijelaskan dalam hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Dari Zaid bin Tsabit Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: Kami pernah makan sahur bersama Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam lalu dia bangkit shalat. Lalu saya bertanya, “Berapa usang jarak antara Adzan dan Sahur?” Beliau menjawab, “Sekadar membaca 50 ayat.” (HR. Bukhari dan Muslim)
عن أنس بن مالك رضي الله عنه قال : قال النبي صلى الله عليه وسلم تسحروا فإن في السحور بركة. متفق عليه
أن البركة في السحور تحصل بجهات متعددة وهي أتباع السنة ومخالفة أهل الكتاب والتقوى به على العبادة والزيادة في النشاط ومدافعة سوء الخلق الذي يثيره الجوع والتسبب بالصدقة على من يسأل إذ ذاك أو يجتمع معه على الأكل والتسبب للذكر والدعاء وقت مظنة الإجابة وتدارك نية الصوم لمن اغفلها قبل أن ينام
Artinya: “Dari sahabat Anas Bin Malik Ra, dia berkata, Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Makan sahurlah kalian, lantaran bahwasanya dalam masakan sahur terdapat barakah”. (HR. Muttafaqun ‘alaih)”.
Demikianlah pentingnya kembali menata niat yang menjadi sumber terhadap sahnya sebuah amalan ibadah, termasuk dari mengutamakan apa yang menjadi sebuah ajuan ibarat ketika membacakan doa buka puasa yang sangat di najurkan untuk di laksanakannya, dengan tujuan pastinya ialah mengharapkan keridhoan dari Allah S.W.T sebagai wujud dari pada nilai seorang hamba yang beriman dan bertaqwa kepadanya.

Belum ada Komentar untuk "Niat Bacaan Doa Buka Puasa Dan Waktu Makan Sahur Sesuai Sunnah"
Posting Komentar